Hari ini aku bersemangat sekali untuk menulis. Sampai-sampai dua judul dalam sehari saking bahagianya aku. Karena akhirnya keinginanku kesampaian, makan tape ketan!!. Aku mendapatkannya dari besti aku, Mbak Palupi. Masih ingat kan ceritaku di postingan sebelumnya? Mbak Palupi sengaja membawakan tape ketan spesial untuk ku. Baik banget kan? Ahhh.. aku bersyukur sekali dikelilingi orang-orang baik seperti dia.
Keesokan harinya, aku sulap tape ketan itu menjadi wedang tape. Aku sengaja gak ngopi demi bisa menikmati wedang tape sepenuhnya. Begitu kotak tapenya kubuka, aku langsung ternganga. Wujudnya menggoda dan aroma khas tapenya semerbak memenuhi hidung. Tanpa pikir panjang, tangan ini otomatis meraih sendok, dan tinba-tiba ketan tape sudah mendarat manis di mulut. Aku seneng banget. Rasanya pas sesuai yang aku suka.
Biasanya tape ketan aku simpan di dalam kulkas sampai berair dan agak bersoda plus ada sedikit aroma alkoholnya. Ahhh.. menulis ini aja sudah membuatku kembali membayangkan rasanya. Nikmat sekaliiii ^.^. Rasanya ku ingin langsung pergi ke Salatiga sekarang juga untuk memborong tape ketan. Untung saja sekarang sedang hujan, dompetku aman -.-. Sayang sekali di sini aku belum menemukan tape ketan yang dikemas dengan wadah mika tebal itu. Atau besok Selasa aku main ke Salatiga aja ya?. Sekalian untuk beli skin care dan menikmati es krim Momoyo yang entah kapan belum kesampaian sampai sekarang. Hmmmm... gampanglah, bisa dipikirkan lagi ;).
Wedang tape sudah jadi. Aku gak sabar untuk segera menikmatinya. Pelan-pelan kutiup gelas yang berisi wedang tape itu supaya lebih hangat dan bisa langsung aku sruput tanpa membuat lidah terbakar. Dan lagi-lagi... aku kesenengan banget. Biarlah aku lebay kali ini yaa..?? Rasanya terlalu manis rupanya, tapi tak apa, tinggal kutambah air panas lagi, beres deh permasalahan kemanisan ini.
Seperti kebanyakan wanita ketika menemui makanan atau minuman dengan rasa yang enak, refleks seluruh badan langsung bergoyang. Pertanda nikmatnya luar biasa :D. Ketambahan cuaca di luar sedang hujan deras, menjadikan momen ini teramat pas. Hangatnya seperti memeluk, cocok sekali dengan dingin yang menusuk hingga ke kalbu paling dalam. Tengkyu Bestiii ^.^






No comments:
Post a Comment